Kuliah Tambahan

Assalamualaikum wr.wb teman-teman, i hope you’re good today πŸ˜‰ 

Di kesempatan kali ini aku akan cerita soal ilmu tambahan yang aku dapat dari kelas Study Al-Quran niih,, berhubung materi di kelas udah selesai, ujian juga udah clear, prof. Ali aziz sebagai dosen pengampu mata kuliah ini, mendatangkan narasumber yang good banget gais πŸ‘ 

Yang pertama nii,,ada soal pengajaran metode Tilawati pemateri nya Drs. H. Ali Muaffa adalah salah satu dari tim penyusun metode Tilawati yang mudah dan menyenangkan well,, fyi aku dulu pernah ngaji di TPQ pakai metode ini jadi ngga seberapa asing sama metode pengajarannya yang bener bener mudah dan menyenangkan.



Apa sih,,Tilawati itu?

              

Yupp,, mungkin sebagian teenager jaman now belum tau apa itu tilawati. Tilawati itu metode pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan mudah dan menyenangkan. fyi aja nih teman,, menurut Hasil penelitian Departemen Agama tahun 1970 menyebutkan bahwa masyarakat muslim Indonesia yang menganggap bahwa belajar membaca Al- Qur'an itu sulit ada 75%. Sebenarnya ada berbagai faktor yang mempengaruhi kenapa orang beranggapan bahwa membaca Al-Qur’an itu sulit yakni kurangnya kesadaran diri dalam belajar Al-Qur’an, kurangnya waktu, background pendidikan yang berbeda, dan yang paling mengerikan adalah mereka yang sudah pandai baca tulis Al-Qur’an tidak mau membagi ilmunya.
Nah,,dengan hadirnya metode Tilawati ini diharapkan masyarakat Indonesia bisa membaca Al-Qur’an dengan mudah dan tentu saja dengan menyenangkan, bahkan Allah SWT telah menjamin bahwa membaca/mempelajari Al-Qur’an itu mudah dalam firman nya di Q.S.Qomar [54] ayat 17,22,32,40  Allah bahkan mengulangnya hingga 4 kali,  jadi kebayang kan gimana mudahnya?


Kenapa harus Tilawati?

Harus banget gaiss,,di era 4.0 ini yang semua serba praktis dan mudah juga berlaku buat metode Tilawati. Bagi kalian yang masih menganggap membaca Al-Qur’an itu sulit kalian harus coba metode ini karena di Tilawati itu sejak awal membaca nya dengan lagu itu yang membuat menyenangkan dan gak bosenin dehhh,, yang ke dua menggunakan teknik klasikal dengan media yang memadai contohnya aja ni buku tilawati dari jilid 1-6 bahkan ada edisi untuk remaja, yang ketiga menggunakan metode baca-simak kalau dulu kita harus baca satu-satu ke ustadz/ustadzah di metode ini kita dan ustadz/ustadzah bareng-bareng menyimak bacaan dari teman teman. yang ke-empat buku tilawah ada unsur tiqror (pengulangan huruf, kalimat, ayat).  Selain belajar membaca di Tilawati juga ada metode tiqror yang mempermudah untuk menghafalkan ayat-ayat dalam Al-Qur’an.
Buat kalian yang penasaran kalian bisa follow akun social media atau search di internet soal metode Tilawati ini. Saran aja gaiiis,, lebih baik langsung kunjungi website nya di http://www.nurulfalah.org/  Atau kalian bisa hubungi 031-8281278 InsyaAllah akan di terima dengan baik dan senang hati.

Materi yang kedua nih gaiss,, gak jauh jauh juga dari mengkaji Al-Quran gak salah lagi kita gak Cuma membaca tapi menerjemahkan!! Keren gak tuu,, prof. Ali memang good πŸ‘ (mahasiswanya juga good gais)

                                     

Di materi yang kedua ini kita belajar menerjemahkan Al-Quran. Mungkin sebagian dari kalian berpendapat “ngapain nerjemahin Al-Qur’an?” , “ kan sudah ada Al-Quran yang ada terjemahannya”, “di Internet juga banyak kali” dan pendapat yang lain-lain. “Yes, i’m Agree with you gaiss” waktu pertama aku juga mikir gitu. Tapi gais,, setelah dapet materi ini kalian harus tahu bahwa men-terjemah Al-Quran itu sangat untuk kita, dimana selama ini kita tahu dalam membaca Al-Quran itu dilakukan sebagai tradisi orang orang maksudnya itu kita terus membaca Al-Quran tanpa tahu arti dan maknanya bahkan ketika kita Sholat terkadang kita hanya membacanya tanpa memaknai apa yang kita baca. Bayangkan jika kita tahu setiap kata dalam Al-quran mungkin kita bisa lebih khusyuk dalam Sholat  jadi pentingnya menterjemah Al-Quran itu  bisa menambah keiimanan kita terhadap Allah SWT.

Di Pada kesempatan kali ini kami ditemani oleh Ustadz Irwansyah, beliau pemateri dari Rumah Al-Qur'an LPPIQ (Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al-Qur’an)

Apasih yang seru dari materi ini?

Selain kita dibuat deg-deg an karena pertanyaanya kita juga dilatih daya ingatnya loo,,   (biar gak cepet lupa gaiss,,) kita di ajarkan teknik menterjemah Al-Quran dengan mudah dengan cara menerjemah kata per- kata  yang masih asing di telinga kita. Dengan penyampaian dari ustadz Irwansyah yang seru dan komunikatif itu semua jadi mudah .

Fyi ni gaiss,, ada beberapa rahasia dalam Al-Qur’an yaitu kosa kata Al-Qur’an berjumlah 40.000 kosa kata, tetapi setelah di cermati ada kosa kata yang ada dalam Al-Quran dikumpulkan ternyata 79% itu hanyalah pengulangan. Kuncinya di juz 1 dari 3.680 kosa kata sebanyak 2.520 kata pengulangan. Karena yang banyak mewakili kosa kata dalam Al-Qur’an adalah Surah al-Baqarah.

Jadi terbukti kan,, firman Allah Q.S. Qomar [54] ayat 17,22,32,40  bahwa mempelajari Al-Qur’an itu mudah contohnya saja dengan pengulangan-pengulangan kosa kata jadi mempermudah untuk menterjemahkannya yaa,, ada manfaatnya lagi nii gais kalau kalian bisa menterjemah Al-Quran kita gak perlu repot buat bawa Al-Qur’an yang ada terjemahnya kemana mana hehe,, kan kita sebagai teenager jaman now yang gak pengen repot kita bisa memanfaatkan itu hehehe,,

Menurut pendapat Prof. Ali Aziz mengenai hal yang disampaikan dari kedua materi tersebut  dalam artikelnya yang berjudul 

"Sound Healing With Al Qur'an"  https://www.terapishalatbahagia.net/

Mulai sekarang, Jangan lewatkan satu haripun rumah Anda tanpa Suara Al - Qur'an. Keraskan bacaan anda dengan irama dan alunan yang membuat hati anda berbunga-bunga, penuh suka cita. Semoga anda secara bertahap juga dapat memahami kandungan maknanya. Dari sinilah kita dapat mengetahui mengapa Rosulullah memerintahkan membaca Al - Qur'an dengan melagukannya"

Okee temann,, sekian cerita ku tentang pengalaman belajar Al-Quran mohon maaf jika ada salah kata dan penulisan yang kurang tepat sesungguhnya aku masih belajar menulis gaiss,,hehehe semoga dari postingan aku ini ada manfaat yang kalian dapat dan bisa memberi semangat untuk kalian dalam mempelajari Al-Quran, mengutip dari perkataan prof. Ali selalu bahwa “HIDUP ITU MASIH KOMA BELUM TITIK” jadi selama kita belum terlambat untuk belajar Al-Quran dan jadi suka minder karena belum bisa baca Al-Quran bahkan tidak pernah mempelajari huruf hijaiyah maka pelajari lah meskipun diawal sulit karena “JIKA KITA INGIN MENCAPAI TANGGA TERTINGGI KITA HARUS MENAIKINYA SATU PERSATU” –prof. Ali Aziz – semangaattt gaisss!!!!

Wasallamu’alaikum wr.wb





Komentar

Posting Komentar